RANJUNG,KOMPAS – Meningkatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Kalimantan membuat Pemerintah Kabupaten Tabalong bergerak cepat.
Melalui Dinas Kesehatan, Pemkab Tabalong akan membagikan 22 ribu masker gratis kepada masyarakat pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Langkah ini untuk melindungi warga dari gangguan pernapasan dan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA.
Kepala Dinas Kesehatan Tabalong, Ahmad Baihaki, menyampaikan rencana pembagian masker tersebut pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Pembagian masker sudah dikoordinasikan dengan Bupati Tabalong dan Forkopimda. Pemerintah daerah juga telah melakukan survei untuk menentukan lokasi strategis.
Terdapat 6 titik pembagian masker yang telah ditetapkan, yaitu:
1. Perempatan Lampu Merah Sulingan
2. Perempatan Lampu Merah Polres Tabalong
3. Perempatan Lampu Merah Tanjung Selatan
4. Lampu Merah Bundaran Monumen Tanjung Puri
5. Pasar Mabuun
6. Area Pendopo Bersinar
“Kita sudah melakukan survei dengan kawan-kawan Dinkes dan dari Pemkab Tabalong. Ada 6 titik rencana pembagian masker yang akan dilaksanakan besok bersama Pak Bupati dan Forkopimda,” ujar Ahmad Baihaki.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Ikatan Dokter Indonesia atau IDI Kabupaten Tabalong. Total 22 ribu masker telah disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat.
Ketua IDI Tabalong, dr. Agus Suseno, mengatakan musim kering berkepanjangan tidak hanya memicu kabut asap, tetapi juga meningkatkan debu di udara. Kondisi ini berpotensi memperparah penyakit pernapasan.
“Sebelum kabut asap inipun karena kekeringan yang lama, ini muncul penyakit-penyakit ISPA yang tingkat keparahannya lebih. Nah ditambah dengan kabut asap, tentu kita akan lebih waspada,” kata dr. Agus.
Selain turun langsung membagikan masker bersama Pemda dan ormas, IDI Tabalong juga melakukan konsolidasi internal. Tujuannya untuk meningkatkan kewaspadaan tenaga medis dalam menangani pasien yang terdampak kabut asap.
Pembagian 22 ribu masker ini diharapkan dapat membantu mengurangi risiko paparan asap dan debu bagi masyarakat Tabalong.
Di tengah kondisi musim kering dan kabut asap, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan pernapasan. Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan perbanyak minum air putih.(Red)


