PULANG PISAU,KOMPAS – Di tengah perjuangan Satgas Karhutla memadamkan api dan masyarakat berjuang melawan asap, ditemukan fakta baru. Ada oknum tidak bertanggung jawab yang sengaja membakar lahan di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.
Temuan tersebut didapat langsung oleh Bupati Pulang Pisau H Ahmad Rifa’i bersama Satgas Karhutla saat melakukan patroli pada Senin malam, 31 Agustus 2026.
Patroli Satgas Karhutla yang dipimpin langsung Bupati Pulang Pisau menyisir ruas Jalan Trans Kalimantan. Hasilnya, petugas menemukan beberapa titik api di wilayah Desa Gohong, Kecamatan Kahayan Hilir.
Dari hasil di lapangan, titik api tersebut diduga sengaja dibakar oleh Orang Tidak Dikenal atau OTK. Modusnya menggunakan jeriken berisi bensin yang diletakkan di beberapa titik lokasi.
Dalam rekaman video dokumentasi patroli, tampak jelas keberadaan jeriken yang diduga digunakan pelaku untuk membakar lahan.
Bupati Pulang Pisau H Ahmad Rifa’i menegaskan temuan ini menjadi bukti kuat bahwa kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya bukan murni karena faktor alam.
“Temuan titik api di Jalan Trans Kalimantan, Desa Gohong Kecamatan Kahayan Hilir ini menjadi bukti bahwa ada unsur kesengajaan kebakaran hutan dan lahan yang dengan sengaja dibakar oleh orang tidak dikenal,” tegas Bupati.
Bupati juga mengecam keras tindakan oknum tersebut. Menurutnya, di saat pemerintah dan masyarakat berjuang memadamkan api dan mengatasi kabut asap, justru ada pihak yang memperkeruh suasana dengan sengaja membakar lahan.
Masyarakat Pulang Pisau kini berharap aparat penegak hukum segera mengungkap dan menangkap para pelaku pembakaran hutan dan lahan.
Mereka meminta agar pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku agar kejadian serupa tidak terulang dan upaya pemadaman Satgas Karhutla tidak sia-sia.
Saat ini Satgas Karhutla bersama Polres Pulang Pisau masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait temuan jeriken dan titik api sengaja di Jalan Trans Kalimantan tersebut.(Red)


