1
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Tabalong membuka pelatihan berbasis kompetensi tahap dua yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026, di UPT BLK Tanjung pada 6 Agustus 2026. Sebanyak 48 peserta akan mengikuti pelatihan pada tiga kejuruan selama 33 hari, sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan mempersiapkan tenaga kerja yang siap memenuhi kebutuhan dunia industri.
Pelatihan tahap dua dibuka untuk tiga kejuruan, yaitu servis sepeda motor sistem injeksi, pemeliharaan dan perbaikan AC rumah tangga, dan desainer grafis muda. Setiap kejuruan diisi 16 orang peserta, dengan total 48 orang.
Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama 33 hari dengan total 260 jam pelajaran. Selain materi teknis, peserta juga akan mendapatkan pembelajaran soft skill, pembinaan mental dan disiplin dari Polres Tabalong, serta pembekalan dunia industri dari perusahaan mitra Disnaker Tabalong.
“Karena satu kelas ada 16 orang jadi ada tiga kelas berarti semuanya 48 orang. Adapun nanti materi di pelatihan ini adalah materi umum atau soft skill, materi mental dan disiplin dari Polres Tabalong, materi teknis dari instruktur, juga ada materi industri dari perusahaan mitra Disnaker Tabalong,” ujar Hady Simanto, Kepala Disnaker Tabalong.
Bupati Tabalong yang membuka pelatihan, mengapresiasi Disnaker & UPT BLK Tanjung yang terus menyelenggarakan pelatihan kerja bagi masyarakat. Menurutnya, pelatihan ini menjadi bekal penting bagi pencari kerja untuk meningkatkan keterampilan, disiplin, dan kesiapan menghadapi tuntutan dunia kerja yang terus berkembang.
“Kegiatan seperti ini sangat penting karena membuka kesempatan bagi pencari kerja untuk meningkatkan keterampilan dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Kita perlu menyadari bahwa saat ini dunia kerja berkembang sangat cepat. Perusahaan tidak hanya mencari orang yang memiliki ijazah tetapi juga mempunyai keterampilan, kemauan, dan belajar disiplin dan mampu mengikuti perkembangan ekonomi. Karena itu pelatihan seperti ini dapat menjadi bekal yang sangat berharga,” kata Muhammad Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Melalui pelatihan berbasis kompetensi tahap dua ini, Pemerintah Kabupaten Tabalong berharap para peserta mampu meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja, sekaligus memiliki daya saing yang lebih baik untuk memasuki dunia industri maupun menciptakan peluang usaha secara mandiri.
Muhammad Khairillah, TV Tabalong melaporkan.


