DKP3 Tabalong Gelar Lomba Menu B2SA, Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Cegah Stunting

DKP3 Tabalong Gelar Lomba Menu B2SA, Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Cegah Stunting

Guna menumbuhkan minat masyarakat untuk mengolah bahan pangan lokal menjadi pangan yang sehat, aman, dan bergizi, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Tabalong menggelar Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA). Dalam lomba tersebut, masing-masing peserta menyajikan menu makan siang untuk ibu hamil dan balita dengan kreasi menu tanpa nasi.

Kegiatan yang digelar DKP3 Tabalong ini dibuka oleh Bupati Tabalong serta dihadiri Wakil Bupati Tabalong, Ketua Tim Penggerak PKK Tabalong, Ketua Gabungan Organisasi Wanita, dan Ketua Gatriwara Tabalong. Lomba ini diikuti Tim Penggerak PKK dari 12 kecamatan se-Tabalong pada Senin, 15 Juni 2026, di Aston Tanjung City Hotel Mabuun.

Dalam Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) ini, para peserta menyajikan beragam menu olahan yang menarik untuk makan siang ibu hamil dan balita dengan memanfaatkan bahan pangan lokal tanpa menggunakan nasi.

Sekretaris DKP3 Tabalong, Suaidi, mengatakan kegiatan ini digelar untuk mengajak masyarakat membiasakan pola makan yang sehat melalui gerakan makan enak, makan sehat, serta gemar mengonsumsi sayur dan buah. Gerakan ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan konsumsi pangan yang lebih sehat di lingkungan keluarga.

Selain meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pola makan B2SA, lomba ini juga mendorong pemanfaatan pangan lokal sebagai alternatif selain nasi. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak lebih kreatif mengolah bahan pangan lokal menjadi menu yang lezat, menarik, bergizi, dan dapat membantu mencegah stunting.

“Sampai saat ini pola konsumsi pangan masyarakat masih belum memenuhi kaidah gizi yang seimbang. Konsumsi sayur dan buah masih rendah, begitu pula konsumsi protein karena sebagian besar berasal dari protein nabati terutama serealia, serta masih tingginya konsumsi makanan dan minuman berkadar gula tinggi. Dalam rangka mendukung upaya tersebut, konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman atau B2SA dengan memanfaatkan pangan lokal menjadi sangat penting untuk diterapkan dalam pola konsumsi sehari-hari. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas konsumsi pangan adalah melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sejak dini melalui gerakan makan enak, makan sehat B2SA, suka sayur dan buah,” ujar Suaidi, Sekretaris DKP3 Tabalong.

See also  Pengukuhan Pengurus GOW Kabupaten Murung Raya Periode 2025-2030

Kriteria penilaian pada lomba ini meliputi penilaian resep menu seperti daya cipta resep dan profil pangan lokal, serta penilaian berdasarkan display makanan seperti kesesuaian antara display makanan dan resep, keseimbangan porsi dan keberagaman antarkelompok pangan sesuai konsep Isi Piringku, kreativitas pengolahan dan penyajian, serta cita rasa.

Sementara itu, dewan juri terdiri dari Tim Penggerak PKK Tabalong, Dinas Kesehatan Tabalong, guru tata boga dari SMK, koki dari Aston Tanjung City Hotel, dan DKP3 Tabalong. Para peserta akan dipilih menjadi Juara 1, Juara 2, Juara 3, serta juara harapan. Masing-masing pemenang akan mendapatkan uang pembinaan, piagam, dan piala.

Nova Arianti, TV Tabalong, melaporkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *