Korban Kecelakaan Helikopter Dievakuasi ke Banjarmasin

Korban Kecelakaan Helikopter Dievakuasi ke Banjarmasin

PALANGKA RAYA – Perkembangan penanganan kecelakaan helikopter Mi-17V5 nomor registrasi HA-5235 milik TNI AD di perairan Kabupaten Seruyan terus berlanjut. Hingga Kamis (5/11/2026), dua personel yang meninggal dunia telah diterbangkan ke Pulau Jawa, lima korban selamat dievakuasi ke Banjarmasin untuk mendapatkan perawatan medis, sementara satu personel lainnya masih dalam pencarian.

Kapendam XXII/Tambun Bungai Letkol Dodo Sahata menyampaikan, dua personel yang meninggal dunia yakni Mayor CPN Dudi dan Lettu CPN Hafiz. Keduanya diberangkatkan menggunakan pesawat Casa A-9035. Jenazah Mayor CPN Dudi diterbangkan menuju Semarang, Jawa Tengah. Sedangkan penerbangan yang membawa jenazah Lettu CPN Hafiz dilanjutkan ke Bandung.

“Untuk dua personel yang meninggal dunia, sudah diberangkatkan menggunakan pesawat Casa A-9035. Mayor CPN Dudi menuju Semarang, sedangkan Lettu CPN Hafiz penerbangannya dilanjutkan ke Bandung,” jelas Dodo dalam keterangannya, Kamis (5/11/2026).

Sementara lima personel yang berhasil selamat dari kecelakaan tersebut dievakuasi ke Banjarmasin menggunakan helikopter Penerbad. Proses evakuasi dilakukan sekitar pukul 10.10 WIB. Mereka adalah Kapten CPN Febri, Letda CPN Frjiz, Pratu Gilang, Serka Kadia, dan Kapten CPN Suganda. Kelimanya selanjutnya mendapatkan penanganan medis di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Meski berhasil selamat dari insiden tersebut, kondisi para korban belum sepenuhnya pulih. Berdasarkan laporan kapendam, lima personel mengalami luka cukup serius disertai trauma cukup berat. Evakuasi ke Banjarmasin dilakukan untuk memastikan para korban mendapat penanganan medis lebih lanjut sesuai kondisi masing-masing.

Di sisi lain, pencarian terhadap satu personel yang belum ditemukan masih terus dilakukan. Kapendam menyebut, personel tersebut adalah Serda Heri. Hingga pembaruan informasi disampaikan, keberadaan Serda Heri belum diketahui dan masih menjadi fokus operasi pencarian di sekitar lokasi jatuhnya helikopter di perairan Seruyan.

See also  Peringatan HAN dan Gebyar PAUD Kabupaten Murung Raya Tahun 2025

Kecelakaan helikopter Mi-17V5 dengan nomor registrasi HA-5235 itu terjadi Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 11.18 WIB. Helikopter tersebut merupakan bagian dari Satgas Udara Penanggulangan Karhutla yang sedang menjalankan misi waterbombing di sekitar Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP). Helikopter dilaporkan mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas operasi udara di wilayah Seruyan.

Sebelumnya, Pangdam XXII/TB Mayjen TNI Zainul Arifin menyampaikan, dari delapan personel di dalam helikopter, lima selamat, dua meninggal dunia, dan satu masih dalam pencarian. Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan juga menyatakan kesiapan jajaran kepolisian membantu proses pertolongan dan evakuasi. Sementara Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta berharap personel yang selamat segera pulih. (ter/yad/ens)

Dilihat 22

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *