Read Time:1 Minute, 16 Second
Murung Raya, Info Publik – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menggelar Kick Off dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Perubahan RPJMD Tahun 2025–2029 di Aula Cahai Ondhui Tingang, Gedung B kantor Bupati Murung Raya, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Murung Raya, Lynda Kristiane, mewakili Bupati Murung Raya, serta dihadiri perwakilan seluruh Perangkat Daerah.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda Murung Raya, ditegaskan bahwa KLHS merupakan instrumen penting untuk memastikan arah pembangunan daerah berjalan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009.
Ia juga menyampaikan bahwa kekayaan sumber daya alam Murung Raya, mulai dari hutan, Sungai Barito, pertambangan hingga perkebunan, harus dikelola secara bijaksana agar memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.
Penyusunan KLHS difokuskan pada tiga isu utama, yaitu daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup, risiko bencana dan perubahan iklim, serta ekonomi hijau dan keadilan sosial.
Kajian tersebut diharapkan mencakup perlindungan kawasan hutan, kualitas air Sungai Barito, mitigasi banjir dan karhutla, serta pengembangan perhutanan sosial dan ekowisata.
“Penyusunan KLHS harus dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat, Dewan Adat Dayak, akademisi, LSM lingkungan dan pelaku usaha. Seluruh Perangkat Daerah diminta menyediakan data yang valid serta memperkuat koordinasi,” tegas Lynda.
Selain itu, seluruh rekomendasi KLHS harus terintegrasi dalam dokumen Perubahan RPJMD 2025–2029 agar menjadi dasar kebijakan pembangunan yang tepat dan berkelanjutan.Melalui kegiatan ini, Pemkab Murung Raya berharap terwujud pembangunan yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan demi Murung Raya yang maju, sejahtera dan lestari.
(DiskominfoSP_Nof, Log. Foto: Log).

