3
Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) mengalami peningkatan di tengah musim kemarau dan kondisi kabut asap di Kabupaten Tabalong. Paparan asap yang terjadi terus-menerus, dinilai dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan. Kelompok lanjut usia dan anak balita, menjadi kelompok yang paling rentan terdampak.
Dokter Puskesmas Mabuun, Dokter Puteri Aulia Rahmi menjelaskan, peningkatan kasus ISPA terlihat dalam pelayanan kesehatan di Puskesmas Mabuun. Peningkatan ini terjadi baik pada pelayanan kluster dua maupun kluster tiga, terutama ditemukan pada kelompok lanjut usia serta anak balita.
Menurut Dokter Putri, musim kemarau dan kabut asap turut meningkatkan risiko gangguan pernapasan. Paparan asap menjadi salah satu faktor penting yang dapat memperparah ISPA, selain faktor daya tahan tubuh, pola makan, dan pola minum. Lansia berusia enam puluh tahun ke atas dan anak di bawah lima tahun, dinilai paling rentan terpapar.
Untuk mengurangi risiko terpapar asap, masyarakat diminta meningkatkan perlindungan diri, terutama bagi lansia dan anak-anak. Penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah, menjadi salah satu langkah yang dianjurkan. Masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas yang dapat menambah polusi asap, seperti membakar daunan atau sampah di lingkungan rumah.
“Kalau himbauannya, preventifnya tadi yang nomor 1 harus dijaga. Masker dan juga jaga juga, di rumah kan berhubungan dengan kabut asap ini kadang bakar-bakaran. Jadi bagi ibu rumah tangga, mungkin yang biasa membakar dedaunan, misalnya, kalau bisa jangan dulu ikut bakar-bakaran, yaudah ditunda daun-daunnya simpan dalam plastik dulu, buang ke bak sampah, itu mengurangi sekali. Karena asap kan sudah ada dari luar, ditambah lagi kita ikut bakar-bakaran,” kata dr. Puteri Aulia Rahmi, Dokter Puskesmas Mabuun.
Dokter Puteri juga mengingatkan, kelompok anak-anak perlu mendapat perhatian lebih, karena lebih mudah mengalami infeksi saluran pernapasan hingga pneumonia. Jika anak mengalami batuk atau pilek dan kondisinya tidak membaik, orang tua diminta segera membawa anak ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan.
Dano Nafarin, TV Tabalong, melaporkan.


