2
Tiga desa di Kabupaten Tabalong berhasil menyelesaikan pembinaan Program Desa Cinta Statistik atau Desa Cantik Tahun 2026. Program ini diarahkan untuk merapikan dan mengintegrasikan data desa, agar dapat dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Pemerintah Kabupaten Tabalong bersama BPS menggelar ekspose hasil Program Pembinaan Desa Cinta Statistik atau Desa Cantik Tahun 2026, di Plaza Barunak, 13 Agustus. Tiga desa menjadi percontohan yaitu Desa Namun di Kecamatan Jaro, serta Desa Muara Uya, dan Desa Ribang di Kecamatan Muara Uya.
Pembinaan dilaksanakan selama tiga bulan, mulai Mei hingga Juli 2026, dengan enam kali pertemuan tatap muka. Dalam prosesnya, BPS membantu desa mengintegrasikan dan merapikan data yang sebelumnya tersebar dari berbagai sumber, sehingga dapat dikelola dan dimanfaatkan lebih baik.
Hasil pembinaan meliputi buku profil, monografi, publikasi potensi desa, publikasi lainnya, infografis hingga website desa. Data yang dikelola mencakup data kependudukan, pendidikan dan data sosial ekonomi lainnya, yang diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan dan perencanaan pembangunan di desa.
“Jadi kegiatan ekspos ini berdasarkan hasil pembinaan yang sudah kita laksanakan selama 3 bulan, dari bulan Mei sampai Juli sebanyak 6 kali pertemuan. Jadi data-data tersebut, itu kita mengumpulkan artinya mengintegrasikan data-data yang ada di desa, jadi lebih ke merapikan administrasi data desa karena selama ini kan data desa itu masih kurang terkumpul ya kurang rapi sehingga dengan pembinaan tersebut tiga desa itu akan kita rapikan kembali kita kumpulkan, sebenarnya itu berdasarkan kegiatan pengumpulan data yang sudah dilakukan di desa tersebut. Namun masih kurang rapi aja, jadi kita rapikan, terus bagaimana untuk kita bisa merilis hasil data-data tersebut lebih bisa dimanfaatkan lagi untuk banyak pihak,” kata Husnalia, Kepala BPS Tabalong.
Pembinaan ini juga diharapkan tidak berhenti pada penyusunan database, melainkan dapat dilanjutkan melalui pemutakhiran data secara berkala. Pemerintah Daerah menyiapkan Smart Desa untuk mendukung penyajian data yang akurat, terbaru dan sesuai dengan kondisi masyarakat.
“Karena ini kita kerja sama dengan BPS, jadi data-data yang diharapkan yang kita inginkan untuk disajikan dengan baik dan tepat sasaran itu tersaji di sistem, karena aplikasi di Pemda sudah menyiapkan yang namanya Smart Desa. Harapannya dengan adanya Smart Desa ini dikemas dan disamakan dengan data BPS, pastikan data-data yang diinput itu ter-update dan sesuai dengan real time dan keadaan masyarakat secara ter-update lah,” ujar Habib Taufani Alkaff, Wakil Bupati Tabalong.
Tiga desa yang telah mengikuti pembinaan ini selanjutnya akan menjadi sampel untuk Program Desa Cantik di tingkat nasional. Pemerintah Daerah berharap desa percontohan ini dapat menjadi rujukan bagi desa lain, dalam membangun tata kelola data yang akurat, terintegrasi dan berkelanjutan.
Muhammad Khairillah, TV Tabalong melaporkan.


