1
Pemerintah Kabupaten Tabalong berikan pelatihan pengoperasian alsintan bagi kelompok tani di Kecamatan Banua Lawas dan Pugaan. Pelatihan tersebut merupakan tindaklanjut dari bantuan alsintan yang sebelumnya diberikan pada kelompok tani. Para petani diharapkan dapat memaksimalkan bantuan sekaligus meningkatkan produksi padi melalui optimalisasi lahan.
Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Kabupaten Tabalong, menggelar pelatihan alsintan jenis combine harvester di Desa Habau Kecamatan Banua Lawas dan Desa Pugaan Kecamatan Pugaan, pada Kamis 13 Agustus 2026. DKP3 Tabalong bekerjasama dengan trainer dari PT Corin dan Harfia, untuk memberikan pelatihan langsung kepada Brigade Pangan di Desa Habau dan Desa Pugaan.
Pelatihan alsintan sendiri dilakukan dengan melakukan praktek langsung memanen padi dengan menggunakan combine harvester. Pengawas Alsintan DKP3 Tabalong, Haris Fadhilah mengatakan, pelatihan ini menjadi bagian wajib bagi para petani yang telah menerima bantuan combine harvester, sehingga para petani dapat mengoperasikan dan memanfaatkan alat ini dengan maksimal.
Haris mengatakan, bahwa bantuan combine harvester ini diberikan kepada Brigade Pangan dengan tujuan untuk mendorong peningkatan produksi pertanian di lahan Oplah atau optimalisasi lahan. Dengan penggunaan combine harvester, proses panen dan pengolahan lahan pasca panen dapat lebih cepat, sehingga penanaman padi kedua di lahan yang sama atau IP 200 dapat segera dilakukan.
“Jadi dengan bantuan alat combine harvester ini ya tentunya kegiatan pemanenan ini lebih cepat ya kan dibandingkan manual satu hektar butuh 5 harian dengan beberapa pegawai dengan combine harvester ini satu hektar jelas paling 3 jam nah dari sini sudah berbeda jauh untuk waktunya nah berhubungan dengan tanam 2 kali ketika ini sudah dipanen dengan combine harvester lebih cepat dan selanjutnya olah lahan juga bisa kita percepat,” kata Haris Fadhilah, Pengawas Alsintan DKP3 Tabalong.
Sementara itu, Koordinator BPP Banua Lawas, Ansari menyambut baik adanya kegiatan ini. Menurutnya bantuan combine harvester sangat membantu para petani dalam hal efisiensi waktu. Selain itu penggunaan alsintan ini juga mampu menekan susutnya hasil padi dibandingkan manual.
“Kalau hasil produksi yang jelas adalah mengurangi daripada losses artinya mengurangi daripada penyusutan hasil itu jauh dibandingkan dengan combine dengan cara manual,” kata Ansari, Koordinator BPP Banua Lawas.
Diketahui pada tahun 2026, Kabupaten Tabalong menerima bantuan 3 unit combine harvester dari dana APBN, yang disebar di 3 kecamatan di Tabalong, yakni Kecamatan Pugaan, Banua Lawas, dan Kelua.
Maria Ulfah, TV Tabalong, melaporkan.


