PALANGKA RAYA – Aktris sekaligus aktivis lingkungan, Sherina Munaf, turun langsung ke Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk melihat kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kepungan kabut asap.
Kedatangan Sherina bukan sekadar kunjungan. Ia ikut memberikan dukungan kepada petugas yang berjibaku memadamkan api serta menyalurkan bantuan logistik bersama Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF).
Melalui akun Instagram pribadinya @Sherinamunaf, Sherina membagikan pengalamannya saat tiba di Kalteng. Ia mengaku pekatnya asap bahkan sudah dirasakan sejak masih berada di dalam pesawat.
“Bau asap itu sampai masuk ke dalam pesawat. Aku langsung menggunakan masker karena terasa gatal,” kata Sherina.
Sherina menceritakan, penerbangannya dari Jakarta seharusnya boarding sekitar pukul 11.15 WIB. Namun, pesawat mengalami keterlambatan karena kondisi visibilitas yang terganggu akibat asap tebal.
“Ada kesulitan visibilitas jadi asap tebal sekali, dikhawatirkan nanti landing susah,” ujarnya.
Kondisi semakin terasa ketika pesawat mulai melakukan descending untuk mendarat. Sherina mengatakan, pemandangan di bawah pesawat berubah keruh hingga nyaris tidak terlihat.
“Ketika mulai descending untuk landing mulai keruh sampai tidak kelihatan apa-apa. Itu bukan awan, tapi itu adalah asap,” katanya.
Menurut Sherina, daratan Kalimantan baru kembali terlihat ketika pesawat semakin mendekati permukaan tanah. Bau asap bahkan tetap terasa hingga masuk ke dalam kabin pesawat.
Setibanya di Palangka Raya, Sherina langsung menuju Dinas Kehutanan untuk bertemu dengan para petugas yang tengah berjuang memadamkan karhutla.
Ia turut memberikan semangat sekaligus bantuan logistik bersama BOSF kepada para petugas yang bekerja di lapangan.
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke BKSDA. Saat melintas di kawasan Jalan Lingkar Luar, Sherina melihat lokasi yang sebelumnya terbakar. Meski api utama disebut sudah dipadamkan, masih terlihat bekas lahan terbakar dan sejumlah titik api kecil.
“Jika ada angin kencang akan bisa menyebabkan api kembali muncul,” ujarnya.
Sherina mengaku prihatin melihat dampak asap yang begitu parah meski hanya dari titik api kecil. “Jadi aku melihat api kecil itu saja impact asapnya sudah terlalu parah dan aku tidak membayangkan warga asli sana terdampak seperti apa,” katanya.
Kunjungan Sherina ke Kalteng juga berkaitan dengan upaya perlindungan orangutan. Ia dijadwalkan mengunjungi pusat rehabilitasi BOSF di Nyaru Menteng untuk melihat kondisi sekolah hutan di tengah kepungan asap.
Ia juga ingin melihat tindakan preventif yang dilakukan BOSF untuk mengamankan sekitar 200 individu orangutan yang berada di pusat rehabilitasi tersebut.
Selanjutnya, Sherina dijadwalkan menuju Tambore, sekitar 2,5 jam perjalanan dari Kota Palangka Raya. Di lokasi tersebut, ia akan menyaksikan langsung upaya para pemadam membuat sumur untuk mendukung penanganan karhutla hingga dini hari.
Kehadiran aktris yang aktif menyuarakan isu lingkungan tersebut menjadi sorotan di tengah kondisi karhutla Kalteng. Sherina tidak hanya menyampaikan kepedulian melalui media sosial, tetapi memilih datang langsung ke lapangan, menemui petugas, melihat kondisi titik api, hingga ikut memberikan dukungan logistik. (ifa/)
Dilihat 35


