Mayat Diduga Penumpang KM Virgo Ditemukan di Pantai Lunci

Mayat Diduga Penumpang KM Virgo Ditemukan di Pantai Lunci

PALANGKA RAYA – Satu jenazah yang diduga merupakan korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa pada 13 September lalu, kembali ditemukan pesisir pantai wilayah Kalimantan Tengah.

Kali ini, satu jasad laki-laki ditemukan warga di pesisir pantai Desa Sungai Tabuk, Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, Rabu (30/9/2026) dini hari.

Temuan mayat tersebut langsung ditindaklanjuti tim gabungan setelah mendapat informasi dari Polsek Pantai Lunci. Jenazah tersebut ditemukan sekitar pukul 00.57 WIB saat seorang warga melakukan penyisiran di pinggir pantai.

“Warga menemukan mayat laki-laki di pinggiran pantai Sungai Tabuk. Setelah mendapat laporan, anggota langsung berkoordinasi dengan jajaran terkait untuk melakukan evakuasi,” kata Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol Dony Eka Putra, kemarin.

Informasi yang dihimpun, warga bernama M Mubarak saat itu tengah mencari barang-barang yang hanyut di sekitar pantai. Dalam penyisiran tersebut, dia menemukan mayat lalu dilaporkan ke Polsek Pantai Lunci.

Sekitar pukul 01.20 WIB, tim gabungan bergerak melakukan evakuasi. Jasad tersebut dibawa untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dan dititipkan di ruang jenazah RSUD Sukamara.

Identitas jasad yang ditemukan hingga kini belum diketahui. Karena itu, kepolisian masih melakukan koordinasi dengan Basarnas Banjarmasin, Basarnas Pangkalan Bun, Satpolair, Pos TNI AL Jelai serta jajaran Polres Sukamara untuk penanganan dan proses identifikasi.

Informasinya, jenazah tersebut dititipkan di ruang jenazah RSUD Sukamara. Selanjutnya akan dijemput Basarnas Pangkalan Bun dan dibawa ke Banjarmasin.

Temuan ini menambah daftar mayat yang ditemukan di perairan Kalteng dalam pencarian penumpang KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa. Kepolisian bersama tim SAR gabungan masih berkoordinasi dan pendataan untuk memastikan identitas korban serta keterkaitannya dengan musibah kapal tersebut.

See also  Kualitas Udara Murung Raya Capai Level Berbahaya, Warga Diimbau Waspada

Sebelumnya, pada hari ke-16 operasi SAR, Senin (28/9/2026), total 18 jenazah korban ditemukan di sejumlah wilayah perairan dan pesisir Kalteng. Belasan jenazah tersebut ditemukan tersebar di tiga kabupaten. Yakni Sukamara sembilan jenazah, Seruyan tujuh jenazah, serta Kotawaringin Barat (Kobar) dua jenazah.

Di Kabupaten Sukamara, sembilan jenazah ditemukan secara bertahap. Tiga jenazah ditemukan pada 25 September, empat jenazah pada 26 September, dan dua jenazah lainnya ditemukan pada 27 September 2026.

Sementara di Kabupaten Seruyan, tujuh jenazah ditemukan dalam beberapa hari terakhir. Dua jenazah ditemukan pada 21 September, dua pada 24 September, serta tiga lainnya pada 25 September 2026.

Sedangkan di wilayah Kobar, tim SAR menemukan dua jenazah. Masing-masing ditemukan pada 22 September dan 25 September 2026. Seluruh korban yang ditemukan dievakuasi untuk menjalani identifikasi DVI.

Sebelumnya, salah satu jenazah yang ditemukan di wilayah Seruyan diketahui dalam kondisi tanpa kepala. Kondisi serupa juga ditemukan pada beberapa jenazah yang ditemukan di wilayah Sukamara dan Kobar. Identitas para korban tetap harus dipastikan melalui identifikasi.

Pada pencarian 26 September lalu, tim SAR gabungan berhasil menemukan 11 korban dalam satu hari. Empat korban ditemukan melalui operasi penyelaman bawah air di sekitar bangkai KM Virgo di Laut Jawa.

Sedangkan tujuh lainnya ditemukan terdampar di pesisir Kalteng. Penyelaman melibatkan Basarnas Special Group (BSG), Kopaska, dan Koarmada TNI AL. (ter/sep/ens)


Dilihat 5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *