3
Meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi anak, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tabalong menggelar lomba karya tulis. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong anak lebih gemar membaca, sekaligus mengasah kemampuan menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan.
Berbagai gagasan dan kreativitas dituangkan para peserta dalam karya tulis. Karya yang telah dibuat kemudian dipresentasikan dan diuji di hadapan dewan juri. Lomba karya tulis ini digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tabalong, pada Selasa, 18 Agustus 2026, di Aula Dispersip Tabalong.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Dispersip Tabalong untuk menumbuhkan minat baca dan budaya literasi di kalangan anak. Literasi dinilai penting, karena tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan memahami dan menyampaikan gagasan.
Dari 24 peserta yang mendaftar, setelah melalui seleksi penulisan, terdapat sepuluh peserta yang berhasil melaju ke tahap presentasi dan wawancara.
“Tujuan lomba karya tulis hari ini yaitu untuk meningkatkan minat baca dan literasi dalam upaya memperkuat sumberdaya manusia dikabupaten tabalong, yang mana salah satunya melalui pembangunan literasi,” ujar Norhayati, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tabalong.
Dalam tahap presentasi, para peserta diminta menjelaskan karya tulis yang telah dibuat. Kemampuan peserta dinilai langsung oleh tiga dewan juri yang memiliki kompetensi di bidangnya.
“Untuk pengujian ini terdiri dari 3 Dewan juri dengan para peserta menyampaikan presentasi dengan penilaian yang telah ditetapkan oleh dewan juri dan kreteria tersebut telah ditetapkan oleh dewan juri baik mengenai materi cara penulisan maupun kebahasaan,” kata Yumilda Triningsih, Kabid Pembudayaan Gemar Membaca Dispersip Tabalong.
Setelah seluruh peserta menyelesaikan presentasi dan wawancara, nilai dihitung dan peserta diranking. Lima peserta dengan nilai terbaik mendapatkan penghargaan berupa trofi dan uang pembinaan. Penghargaan diberikan untuk juara satu, juara dua, juara tiga, harapan satu, dan harapan dua.
Melalui lomba ini, Dispersip Tabalong berharap semakin banyak anak yang tertarik membaca, menulis, dan berani menyampaikan gagasan. Dengan bekal literasi yang baik, generasi muda diharapkan mampu tumbuh menjadi sumber daya manusia yang kreatif dan berdaya saing.
Gazali Rahman, TV Tabalong, melaporkan.


