25 Kompetensi Dasar Diperkuat, Kader Posyandu Tabalong Dituntut Mampu Layani Semua Siklus Hidup

25 Kompetensi Dasar Diperkuat, Kader Posyandu Tabalong Dituntut Mampu Layani Semua Siklus Hidup

Peningkatan kompetensi kader menjadi salah satu fokus Dinas Kesehatan Tabalong, seiring dengan perubahan peran posyandu yang kini menjangkau layanan kesehatan sepanjang siklus hidup. Melalui pelatihan 25 kompetensi dasar, kader didorong mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih luas dan terintegrasi.

Dinas Kesehatan Tabalong, melalui puskesmas bersama pemerintah desa, terus mendorong peningkatan keterampilan dasar para kader posyandu. Salah satunya dengan memberikan pelatihan 25 kompetensi dasar di bidang kesehatan dengan bekerjasama dengan PT Adaro Indonesia, yang digelar pada 18 Agustus 2026 di Mabuun.

Kepala Bidang Kesehatan Primer dan Komunikasi Dinkes Tabalong, Catur Yudha Murtopo menjelaskan, pelatihan ini menjadi bagian dari penyesuaian peran posyandu, yang kini tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan balita, namun menjangkau enam standar pelayanan minimal atau 6 SPM.

“Karena sekarang posyandu itu bukan cuma bahasanya ada posyandu balita atau apa, kita sudah posyandu 6 SPM. Nah dari 6 SPM tadi bidang kesehatannya, kita dari bidang kesehatan dan juga jejaringnya melalui puskesmas melaksanakan peningkatan kapasitas kader dengan 25 kompetensi dasar yang harus dimiliki mereka. Nanti akhirnya mereka akan mendapatkan, bahasanya mendapatkan apakah kader ini termasuk purwa, madia atau utama. Jadi dengan keterampilan tersebut bisa menjangkau seluruh layanan masyarakat, siklus hidup yang dilayani,” ujar Catur Yudha Murtopo, Kabid Kesehatan Primer dan Komunikasi Dinkes Tabalong.

Melalui penguasaan 25 kompetensi dasar tersebut, Catur Yudha berharap kader mampu menjangkau lebih banyak layanan kesehatan bagi masyarakat, mulai dari pelayanan pada anak, remaja, orang dewasa, hingga lanjut usia. Kompetensi yang dimiliki juga menjadi dasar dalam menentukan tingkatan kader, mulai dari purwa, madya, hingga utama.

Catur Yudha menambahkan, penguatan kompetensi kader akan dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan, mengingat belum semua kader mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan. Dinkes juga mengapresiasi dukungan YABN, CSR dan para mitra, yang turut membantu pelaksanaan peningkatan kapasitas kader.

See also  Bupati Buka Bimtek SRIKANDI Perkuat Transformasi Digital Kearsipan Daerah

Dano Nafarin, TV Tabalong, melaporkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *