2
Pemerintah Kabupaten Tabalong berkomitmen menindaklanjuti 10 suara anak Kabupaten Tabalong yang disampaikan dalam Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 tingkat Kabupaten Tabalong di halaman Pendopo Bersinar Pembataan, pada 27 Juli 2026. Aspirasi tersebut menjadi masukan penting dalam memperkuat pemenuhan hak dan perlindungan anak di Bumi Sarabakawa.
Sepuluh suara anak yang disampaikan Forum Anak Kabupaten Tabalong meliputi berbagai isu strategis, di antaranya pengetatan pengawasan penjualan rokok kepada anak, pencegahan penyalahgunaan narkotika dan minuman beralkohol, penguatan edukasi tentang bahaya pornografi dan kesehatan reproduksi, serta perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan pelecehan terhadap anak.
Selain itu, anak-anak juga mendorong pemenuhan partisipasi anak dalam pembangunan daerah, perluasan akses layanan konsultasi psikologis gratis, peningkatan kualitas pendidikan dan pendidikan karakter, pemanfaatan platform digital yang aman, pencegahan radikalisme dan eksploitasi anak, serta peningkatan keselamatan berlalu lintas bagi anak dan remaja.
Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani mengapresiasi aspirasi yang disampaikan anak-anak. Menurutnya, sebagian besar poin yang disuarakan telah menjadi bagian dari program pemerintah daerah dan akan terus diperkuat pelaksanaannya. Bupati menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tabalong telah mengembangkan ruang ramah anak di sejumlah desa, serta memperkuat perlindungan anak melalui Pusat Pembelajaran Keluarga atau Puspaga.
Di samping itu, penguatan pendidikan, pembentukan karakter, penanaman nilai keagamaan, serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan anak akan menjadi prioritas pemerintah daerah. Langkah tersebut dinilai menjadi bekal penting agar anak-anak mampu menghadapi tantangan seperti narkoba, kenakalan remaja, perundungan, dan berbagai pengaruh negatif lainnya.
“Jadi sektor yang diperkuat tentu kami terkait dengan pendidikan, dan karakter, kita perkuat, karena dengan basic-nya, agama religiusnya kita kuat, kemudian ilmu pengetahuannya punya dia, InsyaAllah dia akan mampu menghadapi tantangan-tantangan tadi, seperti narkoba, kenakalan remaja, kemudian terkait dengan perundungan, karena dia sudah punya moral, akhlak, pendidikan agama, ditambah dia punya knowledge dan keterampilan, InsyaAllah ini yang akan kita prioritaskan, walaupun yang lain juga prioritas, tapi saya prioritaskan ini sehingga dia tidak akan mau merokok, tidak melakukan kenakalan remaja karena dia punya basic yang sudah kita tanamkan sejak dini,” ujar M. Noor Rifani, Bupati Tabalong.
Pemerintah Kabupaten Tabalong berharap 10 suara anak yang disampaikan dalam Peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi aspirasi, namun juga menjadi landasan dalam menyusun kebijakan yang lebih ramah anak, demi terwujudnya generasi Tabalong yang sehat, cerdas, berkarakter, dan terlindungi.
Muhammad Ariadi, TV Tabalong, melaporkan.


