YABN Gelar Pelatihan Intervensi Gizi, Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Penurunan Stunting

YABN Gelar Pelatihan Intervensi Gizi, Perkuat Peran Kader Posyandu dalam Penurunan Stunting

Yayasan Amanah Bangun Negeri menggelar pelatihan pelaku teknis intervensi gizi, dalam program Penguatan Integrasi Layanan Kesehatan Primer untuk Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Tabalong dan Balangan. Kegiatan berlangsung di Aula Tefa SMKN 1 Murung Pudak, pada 22 Agustus 2026, dengan melibatkan 33 peserta dari Kabupaten Tabalong dan Balangan.

Pelatihan pelaku teknis intervensi gizi ini diikuti 33 peserta yang terdiri dari kader dan fasilitator Posyandu dari Kabupaten Tabalong dan Balangan. Peserta terdiri dari 16 kader dan 2 fasilitator dari Kabupaten Tabalong, dan 13 kader serta 2 fasilitator dari Balangan.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader dan fasilitator, agar mampu mendampingi penerima manfaat dalam program intervensi gizi yang dilaksanakan Adaro dan Alamtri Group bersama Yayasan Amanah Bangun Negeri. Sejumlah materi diberikan dalam pelatihan, mulai dari pemahaman gizi bayi dan balita, pemberian makanan kepada anak, hingga cara melakukan pengukuran antropometri secara terstandar.

Peserta juga mendapatkan materi komunikasi interpersonal. Kemampuan ini dinilai penting, agar kader tidak hanya mampu memberikan pendampingan dan edukasi kepada bayi dan balita penerima manfaat, tetapi juga kepada keluarga.

“Kalau materi pelatihan ini secara garis besar itu adalah terkait dengan gizi bayi balita, kemudian pemberian makanan kepada anak, kemudian cara pengukuran antropometri secara terstandar dan juga ada materi terkait komunikasi interpersonal, di mana nanti kader diharapkan dapat memberikan pendamping dan edukasi selain kepada bayi balita penerima manfaat, juga kepada keluarganya,” ujar Debby Aulia Firdaus, PIC Bidang Kesehatan YABN.

Salah satu kader Posyandu Desa Lok Batu, Kecamatan Haruai, Siti Nur Asiah, menyambut baik pelatihan ini. Ia berharap, pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan di Posyandu, sehingga pelayanan dan upaya penanganan stunting di desanya dapat semakin baik.

See also  Bupati Heriyus Hadiri Gunung Mas Bermazmur

“Harapan dari saya mudah-mudahan Posyandu kami lebih baik dan bisa meningkat daripada yang sebelumnya. Kalau menurut kami di tempat kami sarananya masih belum optimal, tempatnya juga kurang memadai, tempatnya agak sempit. Harapan kami dengan adanya pelatihan ini angka stunting di tempat kami bisa menurun,” kata Siti Nur Asiah, Kader Posyandu Desa Lok Batu.

Pelatihan pelaku teknis intervensi gizi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi para kader, tetapi juga memperkuat peran Posyandu dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada keluarga. Dengan kader yang lebih terlatih dan mampu memberikan intervensi secara tepat, upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tabalong dan Balangan diharapkan dapat berjalan semakin optimal.

Muhammad Ariadi, TV Tabalong, melaporkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *