Read Time:1 Minute, 6 Second
Murung Raya, Info Publik – Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Murung Raya (Mura) menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan dan menumbuhkan kepedulian sosial melalui rangkaian kegiatan keagamaan serta pemberian tali asih kepada puluhan anak yatim piatu.
Kegiatan berlangsung di Masjid Agung Al-Istiqlal Puruk Cahu, Kamis (22/10/2026), dihadiri Bupati Mura, Heriyus, Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, ratusan santri dari sejumlah pondok pesantren, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Bupati Mura, Heriyus, disampaikan bahwa salat istigasah dan doa bersama merupakan bentuk pengamalan iman sekaligus ikhtiar memohon pertolongan Allah SWT. Ia berharap kegiatan ini memperkuat semangat masyarakat untuk terus bekerja, melayani, dan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian tali asih kepada puluhan anak yatim piatu sebagai wujud kepedulian dan perhatian terhadap sesama. Melalui kegiatan ini, nilai kebersamaan dan solidaritas sosial diharapkan semakin tumbuh di tengah masyarakat.
Heriyus menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh adat, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan dan generasi muda.
“Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter,” ungkap Heriyus.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Hari Santri Nasional sebagai kesempatan untuk menjaga persatuan, memperkuat sikap saling menghormati, serta memelihara kehidupan yang damai dan harmonis di Kabupaten Murung Raya.
(DiskominfoSP_Nof. Foto: Nof, Ad).


