Perkuat Pendidikan Keagamaan, Disdikbud Tabalong Siapkan Aturan dan Kurikulum Khusus

Perkuat Pendidikan Keagamaan, Disdikbud Tabalong Siapkan Aturan dan Kurikulum Khusus

Pelaksanaan Khataman dan Imtihan Al-Qur’an Metode Ummi dalam rangkaian pengukuhan dan pelepasan siswa-siswi SDN Mabuun mendapat apresiasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tabalong. Program tersebut dinilai selaras dengan program pemerintah daerah dalam mewujudkan Tabalong yang religius.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tabalong, Gusti Judid Ihsan Permana, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh guru dan tenaga pendidik SDN Mabuun yang telah berhasil melaksanakan Khataman dan Imtihan Al-Qur’an Metode Ummi dalam kegiatan pelepasan siswa tahun ini.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu wujud dukungan dunia pendidikan terhadap program Bupati Tabalong dalam membangun karakter religius generasi muda melalui pendidikan keagamaan sejak dini. Judid mengungkapkan, pemerintah daerah saat ini tengah menyusun aturan yang mewajibkan siswa yang lulus dari jenjang sekolah dasar menuju sekolah menengah pertama untuk sudah khatam Al-Qur’an.

Kebijakan tersebut disiapkan sebagai salah satu langkah meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di kalangan pelajar, mengingat masih ditemukan siswa di tingkat SMP yang belum mampu mengaji dengan baik. Untuk mendukung program tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga tengah menyiapkan kurikulum pembelajaran Al-Qur’an yang akan diterapkan secara bertahap mulai dari kelas satu hingga kelas enam sekolah dasar.

“Kedepan insyaallah nanti sedang kami siapkan aturannya atau peraturannya bahwa setiap anak yang lulus dari sekolah SD menuju SMP wajib khatam Al-Qur’an. Ini program yang kita susun, karena kemarin saya rapat dengan guru-guru SMP, di sana masih banyak siswa kita yang belum bisa mengaji. Jadi saat ini pemerintah sedang menyusun, jadi nanti kami akan buatkan kurikulumnya dari kelas 1 sampai 6, ini sedang kami siapkan,” ujar Gusti Judid Ihsan Permana, Kepala Disdikbud Tabalong.

See also  Murung Raya Kembali Raih Juara I Lomba Sepak Sawut FBIM 2026

Selain itu, Program Pendidikan Karakter Keagamaan atau PEKA juga akan terus dikuatkan di satuan pendidikan, sehingga siswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter, akhlak, dan kepekaan sosial yang baik. Melalui program tersebut, pemerintah daerah berupaya menambah porsi pembelajaran keagamaan di sekolah umum agar peserta didik memiliki pemahaman agama yang lebih kuat dan menjadi generasi yang berakhlak mulia.

Muhammad Ariadi, TV Tabalong, melaporkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *