1
Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah atau Gamas mendapat sambutan positif dari para orang tua di Kabupaten Tabalong. Program ini dinilai tidak hanya memperkuat kedekatan orang tua dan anak, tetapi juga mendorong pembagian peran dalam mengasuh anak di lingkungan keluarga.
Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah yang dilaksanakan pada Senin 13 Juli 2026 disambut antusias oleh para orang tua murid, salah satunya di SMP Negeri 2 Tanjung. Mereka menilai kegiatan ini menjadi momen berharga untuk membangun komunikasi dan kedekatan dengan anak sebelum memulai aktivitas belajar di sekolah.
Salah satu orang tua murid, Ali, mengaku mendukung penuh pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kehadiran ayah saat mengantar anak ke sekolah menjadi wujud perhatian dan tanggung jawab kepada keluarga. Selain itu, gerakan ini juga membantu ibu dalam berbagi tugas mengurus anak.
“Jadi sangat positif ya artinya ini bisa memotivasi ya untuk lebih perhatian lah terhadap anaknya terutama bagi bapak sebagai penanggung jawab sekeluarga. Jadi turut bangga lah ya turut andil membantu ibu-ibu jadi bebannya ringan sedikit,” kata Ali, orang tua murid.
Dukungan serupa juga disampaikan Eka Yuliana Hasmi, salah satu orang tua murid. Menurutnya, gerakan ini memberikan manfaat nyata karena orang tua dapat saling berbagi peran dalam mendampingi dan mengantar anak ke sekolah.
“Sangat membantu kan bisa berbagi tugas kalau emaknya ada yang lainnya yang dikerjain jadi bapaknya yang bisa menginikan anaknya mengantar,” tutur Eka Yuliana Hasmi, orang tua murid.
Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah merupakan program yang dilaksanakan secara nasional hingga ke daerah. Program ini bertujuan memperkuat peran ayah dalam pengasuhan anak, membangun ikatan emosional di dalam keluarga, serta menumbuhkan rasa aman, percaya diri, dan semangat belajar pada anak.
Maria Ulfah, TV Tabalong, melaporkan.


