Gumas Raih Peringkat Kedua Pengendalian Inflasi Regional Kalimantan

Gumas Raih Peringkat Kedua Pengendalian Inflasi Regional Kalimantan

MMCGumas – Kuala Kurun – Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong menghadiri kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Kalimantan yang digelar di Platinum Hotel and Convention Hall, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, serta para gubernur, bupati, dan wali kota se-Kalimantan.

Dalam sambutannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan bahwa Kementerian Dalam Negeri memiliki peran strategis sebagai pembina dan pengawas penyelenggaraan pemerintahan daerah sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Foto bersama

Menurutnya, sistem pemerintahan yang diterapkan di Indonesia bukanlah otonomi penuh, melainkan semi desentralisasi, di mana pemerintah pusat tetap memiliki kewenangan dalam mengendalikan dan mengawasi kinerja pemerintah daerah melalui berbagai instrumen kebijakan.

“Sebagai pembina dan pengawas pemerintahan daerah, Kemendagri memiliki sejumlah instrumen untuk memastikan kebijakan di daerah tetap sejalan dengan program pemerintah pusat, mulai dari review APBD hingga pengelolaan aspek kepegawaian,” ujar Mendagri.

Kemendagri menggelar Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 dengan pendekatan regional. Kegiatan tersebut dibagi dalam beberapa gelombang yang mencakup wilayah Sumatra, Kalimantan, Jawa-Bali, Sulawesi, Maluku-Nusa Tenggara, serta Papua.

Pada kesempatan tersebut, Kabupaten Gunung Mas berhasil meraih peringkat kedua dalam kategori pengendalian inflasi tingkat regional Kalimantan dan memperoleh insentif fiskal sebesar Rp2 miliar. Posisi pertama ditempati Kabupaten Sukamara, sedangkan posisi ketiga diraih Kabupaten Pulang Pisau.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Mendagri Muhammad Tito Karnavian kepada Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong.

Tito menuturkan, dalam proses penilaian, data yang digunakan bersifat objektif dengan menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) serta kementerian dan lembaga terkait tanpa adanya intervensi. Hasil penilaian tersebut nantinya juga akan dirilis secara terbuka kepada publik.

See also  Kesebangpol Mura Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula

“Kalau indeksnya tinggi semua, daerah itu akan jadi favorit investor dan pengusaha. Bahkan, secara politik ini bisa menaikkan elektabilitas Bapak/Ibu kepala daerah,” tutur Tito.

Keberhasilan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dalam menjaga stabilitas inflasi daerah melalui berbagai program strategis dan sinergi lintas sektor yang terus diperkuat bersama seluruh pemangku kepentingan.


Post Dilihat: 14

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *