PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya menyiapkan jalur tambahan khusus bagi masyarakat lanjut usia (lansia) dan pengemudi ojek online (ojol) yang mengisi BBM jenis Pertalite di sejumlah SPBU.
Kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah Pemko Palangka Raya untuk mengurai antrean kendaraan yang dalam beberapa hari terakhir terjadi di sejumlah SPBU.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini mengatakan jalur khusus tersebut mulai diterapkan pada Sabtu (5/9). Prioritas diberikan agar lansia maupun pengemudi ojol, terutama yang sedang memiliki kebutuhan mendesak, tidak harus menghabiskan waktu terlalu lama dalam antrean.
“Kita sedang mencarikan solusi supaya tidak antre. Ada beberapa alternatif. Nanti di setiap SPBU kita tempatkan petugas dari Satpol PP melakukan pengawasan agar tidak terjadi hal-hal yang kita inginkan,” katanya saat sidak di salah satu SPBU di Kota Palangka Raya, Sabtu (5/9).
Menurutnya, jalur khusus tersebut bukan berarti masyarakat yang masuk kategori prioritas diperbolehkan memotong antrean kendaraan yang sudah ada. Jalur tersebut akan dibuat sebagai jalur tambahan di sisi antrean utama dan pengaturannya dilakukan bersama pihak Pertamina.
“Kemudian juga kita ingin memberikan prioritas kepada masyarakat yang menggunakan BBM Pertalite, khususnya yang lansia dan ojol. Jadi yang lansia kita berikan prioritas, jangan sampai ikut mengantri panjang. Kita berikan jalur khusus nanti. Diatur oleh Pertamina,” ujarnya.
Zaini menambahkan, pengemudi ojol juga dapat menggunakan jalur khusus apabila dalam kondisi mendesak. Sementara masyarakat yang tetap ingin mengikuti antrean reguler tetap dipersilakan.
“Bukan menyalip di jalur yang sudah antre, tetapi mungkin di sampingnya ada,” tegasnya.
Ia berharap kebijakan tersebut dapat membantu masyarakat yang memiliki kebutuhan khusus, sekaligus menjaga pelayanan di SPBU tetap tertib. Pengawasan juga dilakukan untuk mencegah adanya penyalahgunaan jalur prioritas.
“Nanti dari petugas kita yang kita tempatkan di SPBU untuk bisa mengatur bersama dari pihak pertamina juga, nanti lansia dan ojol bisa diprioritaskan di arahkan ke jalur khusus,” pungkasnya.


