PALANGKA RAYA – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palangka Raya melakukan penanganan terhadap seorang wanita mencurigakan yang diamankan petugas di Posko Lapangan (Poslap) 6 Jalan G Obos Ujung, Kamis (15/10/2026).
Wanita tersebut sebelumnya diamankan setelah muncul laporan dugaan hendak membakar lahan di tengah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Dinsos Kota Palangka Raya, Yunalis, mengatakan pihaknya telah melakukan penanganan awal melalui tim pekerja sosial.
Selanjutnya, penanganan dilakukan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) hingga wanita tersebut dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalawa Atei untuk mendapatkan perawatan.
“Dinas Sosial melalui tim pekerja sosial melakukan penanganan awal, dan tindak lanjut berikutnya bersama Satpol PP kemudian dibawa untuk penanganan lebih lanjut. Tim Dinsos menangani sampai pada proses rawat inap di RSJ Kalawa Atei untuk mendapatkan perawatan,” ujarnya, Sabtu (17/10/2026).
Yunalis menyampaikan, berdasarkan informasi terbaru yang diterima pihaknya, terdapat indikasi gangguan kejiwaan pada wanita tersebut. Meski demikian, penanganan medis tetap diperlukan untuk mengetahui kondisi yang bersangkutan secara lebih lanjut.
Sebelumnya, Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Andiyatna memastikan wanita tersebut dinyatakan negatif narkoba berdasarkan hasil pemeriksaan. Kepastian ini sekaligus meluruskan informasi yang sempat beredar mengenai dugaan wanita tersebut berada dalam kondisi sakau akibat mengonsumsi narkoba.
Pengamanan terhadap wanita itu bermula dari laporan sejumlah relawan terkait dugaan orang mencurigakan yang diduga berupaya melakukan pembakaran lahan yang kemudian diamankan di Poslap 6.
Informasi awal yang dihimpun menyebutkan laporan diterima sekitar pukul 13.02 WIB, sebelum petugas bergerak ke lokasi. Saat ditemukan, wanita tersebut disebut sulit diajak berkomunikasi sehingga petugas belum dapat menggali keterangan lebih lanjut.
Kepala Satpol PP Kota Palangka Raya, Berlianto, sebelumnya membenarkan pihaknya menindaklanjuti laporan tersebut. Namun, karena wanita itu sulit diajak berkomunikasi, petugas kemudian berkoordinasi untuk membawa yang bersangkutan mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Hingga kini, wanita mencurigakan yang diduga berupaya melakukan pembakaran lahan tersebut perlu dibedakan dari kondisi yang sedang ditangani, sementara yang bersangkutan tengah menjalani perawatan inap di RSJ Kalawa Atei. (ter)
Dilihat 2


