Air PDAM Sampit Tercemar Air Asin

Air PDAM Sampit Tercemar Air Asin

Dinkes Kotim Peringatkan Ancaman Diare dan Hipertensi

SAMPIT – Intrusi air laut ke Sungai Mentaya akibat musim kemarau mulai menimbulkan persoalan serius bagi masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Tak hanya mengganggu pasokan air bersih, kondisi tersebut juga memunculkan kekhawatiran terhadap kesehatan warga. Terutama akibat meningkatnya kadar garam pada air PDAM di wilayah itu.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotim Umar Kaderi mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan tidak sembarangan menggunakan air yang kualitasnya telah terpengaruh intrusi air asin. Warga, khususnya di Kecamatan Baamang dan Mentawa Baru Ketapang, diminta menghindari penggunaan air PDAM tersebut untuk diminum maupun memasak.

Menurut Umar, buruknya kualitas air bersih diduga menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan kasus diare di beberapa wilayah. Karena itu, masyarakat perlu memastikan air yang dikonsumsi benar-benar aman bagi kesehatan.

“Air PDAM di kawasan Baamang dan Ketapang saat ini sudah tercemar air asin. Kami menyarankan air tersebut hanya digunakan untuk keperluan mandi dan mencuci, bukan untuk dikonsumsi atau dimasak,” tegas Umar, Jumat (16/10/2026).

Ia menjelaskan, penggunaan air dengan kualitas yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan. Terlebih jika air tersebut terkontaminasi mikroorganisme penyebab penyakit, risiko diare pada masyarakat bisa semakin besar.

Selain itu, tingginya kadar garam dalam air minum juga menjadi perhatian, terutama bagi warga yang memiliki riwayat hipertensi atau tekanan darah tinggi. Asupan natrium berlebihan dapat memperburuk kondisi tekanan darah sehingga meningkatkan risiko komplikasi kesehatan.

Di tengah keterbatasan pasokan air bersih akibat musim kemarau, Dinkes Kotim menyarankan masyarakat mencari sumber air minum alternatif yang kualitasnya telah diperiksa dan memenuhi persyaratan kesehatan.

See also  Wabup Mura Buka Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengurus Karang Taruna

Salah satu alternatif yang disarankan Umar adalah air minum isi ulang yang bersumber dari kawasan Rubung Buyung, Kecamatan Cempaga Hulu. Menurutnya, air dari wilayah tersebut berasal dari air bawah tanah atau sumur bor dan telah menjalani pengujian laboratorium.

“Air dari Rubung Buyung lebih aman karena bersumber dari air bawah tanah atau sumur bor. Kami sudah melakukan uji laboratorium dan hasilnya menunjukkan pH air di sana berada di angka 7,2, yang berarti sangat layak untuk dikonsumsi,” ungkapnya.

Meski demikian, masyarakat tetap diimbau memastikan air minum yang digunakan berasal dari penyedia yang menjaga kebersihan, proses pengolahan, serta kualitas air sesuai standar kesehatan. Sebab, nilai pH yang berada dalam rentang normal saja belum cukup untuk memastikan air sepenuhnya aman diminum tanpa pemeriksaan parameter kualitas lainnya.

Selain mengingatkan masyarakat mengenai keamanan air minum, Dinkes Kotim juga memberikan perhatian khusus kepada warga yang memiliki riwayat hipertensi. Mereka diminta menjaga pola konsumsi, membatasi asupan garam, serta rutin memeriksakan tekanan darah ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Umar menegaskan, penderita hipertensi harus disiplin mengonsumsi obat sesuai anjuran tenaga medis dan tidak menghentikan pengobatan tanpa berkonsultasi dengan dokter.

Di tengah ancaman krisis air bersih, masyarakat diharapkan semakin memperhatikan sumber air yang digunakan sehari-hari. Langkah sederhana seperti memastikan air minum aman, menjaga kebersihan makanan, dan memantau kondisi kesehatan menjadi penting untuk mencegah munculnya persoalan kesehatan yang lebih luas selama musim kemarau.

“Kami terus mengimbau warga agar tidak mengabaikan gejala diare, terutama jika disertai muntah berulang, lemas berat, atau tanda-tanda dehidrasi. Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan tersebut,” tandasnya. (pri)

See also  Murung Raya Gelar Penyerahan Bantuan Pangan dan Pasar Murah

Dilihat 3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *