PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) mendapatkan bantuan helikopter Water Bombing dari Rusia.
Pergantian tersebut dikirim langsung oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk penanganan karhutla di wilayah setempat.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengatakan, bantuan dari Rusia tersebut diberikan dalam bentuk dukungan satu unit pesawat untuk operasi water bombing.
Pesawat itu disewa oleh BNPB dan diperbantukan untuk penanganan karhutla di Kalteng.
“BNPB nyewa (helikopter Rusia) utnuk diperbantukan di Kalteng. Hari ini seharusnya sudah ada, namun sementar ini kami belum cek lebih lanjut,” kata Agustiar.
Menurutnya, dukungan tersebut menggunakan anggaran pemerintah pusat sebagai bagian dari penguatan penanganan karhutla di daerah.
“Anggarannya dari pusat pascakehadiran Presiden kemarin,” ujarnya.
Agustiar menegaskan, sejauh ini, bantuan Jepang yang sebelumnya disebut-sebut terkait penanganan karhutla di Kalimantan tidak diperuntukkan bagi Kalteng.
Dukungan tersebut hanya dikirim ke Kalimantan Barat.
“Kenapa Jepang hanya dikirim ke Kalbar, untuk kebakaran terbesar itu kejadian di Kalbar,” katanya.
Ia menyebut, Kalteng tetap mendapatkan dukungan pemerintah pusat melalui skema bantuan BNPB, termasuk satu unit pesawat water bombing dari Rusia untuk membantu operasi pemadaman karhutla.
Pemprov Kalteng, lanjut Agustiar, masih akan memastikan kedatangan dan kesiapan dukungan tersebut di lapangan.
“Kita belum cek, harusnya hari ini sudah datang,” pungkasnya. (ifa/)
Dilihat 1


