Kalteng Terbakar, OPD Masih Sempat Bikin Acara Seremoni? Publik Murka: #UrusAsapDulu

PALANGKA RAYA,KOMPAS – Saat kabut asap karhutla kembali menyelimuti langit Kalimantan Tengah, publik justru dibuat geram.

Di tengah peringatan ISPA meningkat, sekolah diliburkan, dan warga sesak napas, sejumlah OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Kalteng masih terpantau menggelar kegiatan seremoni, lomba, hingga posting ucapan hari jadi.

Pantauan di media sosial, konten ucapan, lomba internal, dan kegiatan protokoler masih ramai diunggah akun resmi OPD. Padahal status darurat kabut asap sudah ditetapkan di beberapa kabupaten.

“Anak-anak di rumah pakai masker, jalanan berkabut. Ini OPD masih sempat bikin lomba?” tulis salah satu warganet dengan tagar #UrusAsapDulu dan #KaltengDaruratAsap.

Kebakaran hutan dan lahan di Kalteng memang langganan tiap musim kemarau. Tapi tahun ini, paparan asap dinilai lebih parah karena angin dan titik api yang belum padam.

Dinas Kesehatan sudah imbau warga pakai masker. Dinas Pendidikan berlakukan PJJ. Sementara itu BGN juga keluarkan kebijakan stop MBG saat sekolah libur total.

Tapi publik bertanya: Kemana fokus anggaran dan tenaga OPD saat darurat?

“Kami tidak anti kegiatan. Tapi tolong prioritaskan. Turun ke lapangan, bagikan masker, pantau titik api, edukasi warga,” ujar seorang aktivis lingkungan di Palangka Raya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemprov Kalteng terkait penyesuaian kegiatan OPD selama masa darurat.

Publik hanya minta satu: ‘Keselamatan warga dulu, seremoni belakangan.'(Red)

See also  Kebakaran Jalan Batu Mutiara Sampit Hanguskan 1 Rumah, Damkar Kesulitan Air

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *