2
Dinas Komunikasi dan Informatika Tabalong bersama LPPL Tabalong terus memantau perkembangan anak asuh dalam program Gerakan Orang Tua Asuh Anak Stunting. Hasil monitoring terbaru menunjukkan lima anak asuh di Desa Bahungin, Kecamatan Kelua, mengalami perkembangan positif. Hal ini terlihat dari penambahan berat dan tinggi badan anak.
Upaya percepatan penanganan stunting dilakukan Pemerintah Kabupaten Tabalong, salah satunya melalui Gerakan Orang Tua Asuh Anak Stunting. Dalam program ini, Diskominfo Tabalong bersama LPPL Tabalong memberikan intervensi gizi sekaligus melakukan monitoring terhadap lima anak asuh di Desa Bahungin, Kecamatan Kelua, pada 22 Agustus 2026.
Monitoring dilakukan bersama petugas Puskesmas Mungkur Agung. Anak asuh dilakukan penimbangan dan pengukuran tinggi badan. Hasilnya menjadi bahan evaluasi untuk melihat perkembangan anak setelah mendapatkan intervensi gizi. Kepala Diskominfo Tabalong, Eddy Suriyani, mengatakan, kelima anak asuh yang menjadi tanggung jawab Diskominfo menunjukkan progres yang cukup baik.
“Alhamdulillah kita melakukan kunjungan pada hari ini di Desa Bahungin, Kecamatan Kelua, di Puskesmas Mungkur Agung. Dan progress dari 5 anak asuh yang kami emban itu naik ya, progress-nya meningkat. Jadi ada peningkatan tinggi badan dan penambahan berat badan, dan ini kami harapkan ini juga nanti sesuai dengan target penanganan stunting ini nanti bisa berhasil, ibu dan anaknya semakin sehat,” ujar Eddy Suriyani, Kepala Diskominfo Tabalong.
Diketahui pada tahun 2026 Gerakan Orang Tua Asuh Anak Stunting Tabalong fokus kepada 254 anak stunting kategori sangat pendek. Dengan rincian 10 anak diasuh oleh Bupati Tabalong, 142 anak diasuh oleh SKPD, 24 anak diasuh kecamatan, dan 78 anak diasuh pihak swasta.
Gerakan Orang Tua Asuh Anak Stunting sendiri bertujuan untuk mempercepat penurunan angka stunting, meningkatkan status gizi anak, serta mewujudkan sumber daya manusia Tabalong yang lebih sehat dan berkualitas. Adapun bantuan yang diberikan yakni susu protein tinggi, pemberian makanan tambahan, hingga pemenuhan gizi lainnya sesuai dengan rekomendasi tenaga kesehatan.
Maria Ulfah, TV Tabalong, melaporkan.


