Ikuti Pelatihan Robotika Sigma, 28 Guru SD Diajarkan Pemrograman Hingga Merakit Robot

Ikuti Pelatihan Robotika Sigma, 28 Guru SD Diajarkan Pemrograman Hingga Merakit Robot

Sebanyak 28 guru peserta pelatihan Program Robotika Sigma yang diselenggarakan Yayasan Amanah Bangun Negeri dan PT Adaro Indonesia tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Tidak hanya mempelajari teori, para peserta juga melakukan praktik langsung mulai dari pemrograman hingga merakit berbagai jenis robot.

Sebanyak 28 guru dari 14 sekolah dasar di Kabupaten Tabalong mengikuti pelatihan Program Robotika Sigma yang digelar Yayasan Amanah Bangun Negeri bersama PT Adaro Indonesia dengan menggandeng Persatuan Robotika Seluruh Indonesia atau PRSI. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Informasi Tanjung ini lebih menekankan pembelajaran melalui praktik langsung. Seperti yang terpantau pada 22 Juli 2026.

Selama pelatihan, para guru belajar menyusun logika pemrograman, merakit robot walker, robot line follower, hingga robot sumo. Peserta juga membuat robot kreatif yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, seperti palang parkir otomatis dan papan display LED. Metode ini diharapkan memudahkan guru memahami konsep robotika sekaligus menyampaikannya kepada siswa.

“Praktek itu dimulai dari untuk pemograman yaitu bagaimana berbicara logika dulu terus setelah itu robot robot yang dasar seperti robot walker seperti sekarang yang sedang berlangsung ini dia kerjanya memang lebih ke mekanik jadi belum menggunakan digital jadi belum ada codingnya. Lalu kemaren mereka sudah juga disebut dnegan robot kreatif jadi robot kreatif itu adalah gambaran teknologi yang bisa di implementasikan di kehidupan sehari hari seperti contoh adalah palang parkir,” ujar Riksa Rifqi Fuadi, Kepala Departmen Kemitraan dan Kerjasama PRSI.

Koordinator Program Robotika Sigma YABN, Rully Prameswari, mengungkapkan tingginya semangat para peserta menjadi salah satu indikator keberhasilan pelatihan. Menurutnya, banyak guru masih ingin melanjutkan belajar meski waktu pelatihan telah berakhir.

See also  Gubernur Kalteng Pimpin Upacara Hari Jadi ke-24 Gunung Mas

“Kita sangat bahagia sekali karena para peserta cukup antusias dan semangat terus bahkan kalau disaat waktunya sudah mulai habis harus selesai masih tetap mau belajar lebih lanjut dan juga apa namanya mengetahui lebih dalam mengenai coding juga dan pembuatan robot,” ujar Rully Prameswari, Koordinator Program Robotika Sigma YABN.

Program Robotika Sigma merupakan wujud kolaborasi YABN, PT Adaro Indonesia, dan PRSI untuk meningkatkan kompetensi guru di bidang teknologi. Pada tahun ajaran 2026/2027, program ini akan diterapkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler di 14 sekolah dasar dan menjangkau sekitar 280 siswa kelas tiga hingga lima. Diharapkan, program ini mampu menumbuhkan generasi Tabalong yang kreatif, inovatif, dan siap menghadapi era digital.

Maria Ulfah, TV Tabalong, melaporkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *