200 Brimob NTB Perkuat Penanganan Karhutla Kalteng

200 Brimob NTB Perkuat Penanganan Karhutla Kalteng

PALANGKA RAYA – Meski hujan mulai turun dan sejumlah titik api berhasil dipadamkan, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) belum sepenuhnya tuntas. Pembasahan dan pendinginan lahan gambut menjadi pekerjaan krusial untuk mencegah api kembali menyala.

Untuk memperkuat upaya tersebut, Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah mendapat bantuan 200 personel brimob dari Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) dan 10 personel Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri. Kedatangan personel Bawah Kendali Operasi (BKO) itu disambut melalui apel di Lapangan Barigas, Mapolda Kalteng, Sabtu (17/10/2026).

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengatakan, pengerahan personel tersebut merupakan tindak lanjut perintah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto untuk mengoptimalkan penanganan karhutla di wilayah Kalteng. Ratusan personel brimob akan memperkuat satuan tugas yang telah lebih dahulu bertugas di lapangan.

“Polda Kalteng menerima personel BKO sebanyak 200 personel brimob dari Polda NTB dan juga ada 10 personel Pusdokkes Polri untuk mengoptimalkan upaya penanganan karhutla di seluruh wilayah Kalteng,” kata kapolda usai apel.

Irjen Iwan Kurniawan menjelaskan, penempatan personel brimob akan diprioritaskan pada enam wilayah yang dinilai memiliki tingkat kerawanan dan kebutuhan penanganan karhutla cukup tinggi. Wilayah tersebut meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kapuas, Katingan, Kotawaringin Barat, dan Kotawaringin Timur.

Tambahan kekuatan itu sangat diperlukan karena padamnya titik api belum berarti seluruh area bekas terbakar aman. Terlebih lahan gambut yang terbakar masih menyimpan bara di bawah permukaan tanah sehingga berpotensi memunculkan titik api baru, terutama ketika angin bertiup cukup kencang.

“Walaupun beberapa hari terakhir hujan turun dan api induk atau kepala api sudah berhasil dipadamkan, tahap krusial saat ini adalah pembasahan dan pendinginan lahan gambut yang luas agar api tidak muncul kembali,” lanjut Iwan.

See also  Murung Raya Kembali Raih Juara I Lomba Sepak Sawut FBIM 2026

Kapolda menyebutkan, pembasahan membutuhkan banyak personel karena area yang telah terbakar cukup luas. Sejumlah titik yang sebelumnya memiliki kepala api, seperti Jalan Tjilik Riwut Km 39, Km 21 dan Km 23 di Palangka Raya, serta kawasan Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, kini menjadi lokasi pembasahan intensif.

Polda Kalteng juga menyiapkan dukungan kesehatan bagi personel yang berjibaku di lapangan sekaligus masyarakat yang terdampak kabut asap. Sebanyak 10 personel Pusdokkes Polri akan membantu membuka pos pelayanan kesehatan dan rumah oksigen di sejumlah titik penanganan karhutla.

“Pusdokkes membantu melayani kesehatan anggota yang bertugas dan juga memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Mereka akan membentuk rumah oksigen yang bisa digunakan masyarakat dan anggota,” pungkas Irjen Pol Iwan.

Dengan tambahan personel dan dukungan layanan kesehatan tersebut, penanganan karhutla diharapkan semakin optimal, terutama dalam mencegah munculnya kembali titik api di lahan gambut. Namun, upaya pembasahan dan pendinginan tetap menjadi pekerjaan penting meskipun hujan telah turun di sejumlah wilayah Kalteng. (ter/ens)

Data & Fakta Penanganan Karhutla di Kalteng:

  • Terus memadamkan titik api
  • Pembasahan dan pendinginan gambut di lokasi karhutla
  • Bantuan 200 brimob dari Polda NTB
  • Bantuan 10 personel Pusdeokkes Polri
  • Bantuan brimob memperkuat satgas di lapangan
  • Brimob diprioritaskan enam wilayah karhutla cukup tinggi.
  • Personel Pusdokkes pelayanan kesehatan dan rumah oksigen.

Enam Wilayah Karhutla Cukup Tinggi:

  • Palangka Raya
  • Pulang Pisau
  • Kapuas
  • Katingan
  • Kotawaringin Barat
  • Kotawaringin Timur

Wilayah yang Memiliki Titik Api:

  • Jalan Tjilik Riwut Km 39
  • Jalan Tjilik Riwut Km 21
  • Jalan Tjilik Riwut Km 23 di Palangka Raya
  • Tumbang Nusa

Dilihat 24

See also  Ekspos Program Desa Cantik 2026, 3 Desa Tabalong Siap Jadi Percontohan Nasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *