Tertangkap Tangan Bawa 700 Butir Zenith, Warga Semayap Diciduk Polsek Pulau Laut Timur

Tertangkap Tangan Bawa 700 Butir Zenith, Warga Semayap Diciduk Polsek Pulau Laut Timur

KOTABARU,KOMPAS – Upaya Polsek Pulau Laut Timur dalam memberantas peredaran obat-obatan terlarang kembali membuahkan hasil. Seorang pria berinisial S alias Andi (54), warga Desa Semayap, berhasil ditangkap saat kedapatan membawa 700 butir obat yang diduga jenis Carnophen atau lebih dikenal dengan sebutan Zenith.

Penangkapan dilakukan pada Senin sore, (14/4/2025), sekitar pukul 16.00 Wita, tepat di depan Mako Polsek, di Jalan Raya Lintas Timur KM 33, RT.006 Desa Langkang Lama, Kecamatan Pulau Laut Timur, Kabupaten Kotabaru.

Bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas Supandi, anggota Polsek langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Saat melintas menggunakan sepeda motor Honda Vario 160 warna hitam, pelaku dihentikan dan diperiksa. Hasilnya, petugas menemukan sebuah kantong plastik hitam yang tergantung di hook motor, berisi ratusan butir Zenith siap edar.

Tanpa perlawanan, Supandi mengakui bahwa obat-obatan tersebut miliknya dan akan diedarkan ke wilayah Bekambit.

Barang bukti yang berhasil diamankan, 700 butir obat diduga jenis Carnophen/Zenith, 1 unit ponsel Oppo A16k warna putih, 1 unit sepeda motor Honda Vario 160 warna hitam berikut STNK.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) dan/atau Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ia terancam hukuman berat karena memiliki dan bermaksud mengedarkan narkotika golongan I bukan tanaman.

Kapolsek Pulau Laut Timur melalui anggotanya menyatakan bahwa pihaknya akan terus menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam peredaran obat-obatan terlarang. Dalam proses hukum, sejumlah saksi turut dihadirkan, termasuk warga sekitar dan anggota kepolisian yang terlibat dalam penangkapan.

Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolsek untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.(Red)

See also  Dua Perampok Spesialis Bobol Toko Ditembak Mati di Tol Kejapanan, Ini Kronologinya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *