BANTUL,KOMPAS– Aksi dua pemuda asal Bantul dan Sleman berakhir apes setelah mencoba mencuri sepeda motor milik seorang pegawai negeri di Dlingo, Bantul.
Salah satu pelaku yang mencoba menyamar dengan mengenakan kerudung milik ibunya akhirnya tertangkap warga setelah motor curian mereka terperosok ke jurang.
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (1/11/2025) dini hari, sekitar pukul 04.30 WIB, di Dusun Tekik, Kalurahan Temuwuh, Dlingo. Korban berinisial Y (40), seorang PNS setempat, kehilangan sepeda motor Honda PCX yang diparkir di depan rumahnya.
Kapolsek Dlingo, Iptu Yuwana, menjelaskan dua pelaku yang diamankan adalah MIN (22) warga Piyungan, Bantul, dan AK (18) warga Prambanan, Sleman.
Aksi mereka terbongkar setelah sejumlah warga yang sedang nongkrong melihat keduanya mendorong sepeda motor dengan gelagat mencurigakan.
“Salah satu pelaku mengenakan kerudung dan menutupi plat nomor motor dengan kain. Warga lalu curiga dan mencoba menghentikan mereka,” kata Yuwana saat konferensi pers, Senin (10/11/2025).
Bukannya berhenti, kedua pelaku justru kabur. Pengejaran pun terjadi di jalan perkampungan yang berkabut. Hingga akhirnya, motor curian yang mereka dorong kehilangan kendali dan jatuh ke jurang sedalam dua meter.
Satu pelaku langsung diamankan warga, sementara rekannya sempat melarikan diri. Polisi yang datang ke lokasi bersama warga kemudian menemukan pelaku kedua bersembunyi di bawah tumpukan kayu tak jauh dari tempat kejadian.
Dari tangan keduanya, polisi menyita dua unit sepeda motor—Honda PCX hasil curian dan Honda Genio milik pelaku—serta sejumlah barang bukti seperti kerudung cokelat bermotif bunga, sarung biru kotak-kotak, celana kain cokelat muda, dan helm hitam.
Akibat aksi ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp36 juta. Polisi juga menemukan bahwa MIN pernah terlibat kasus serupa di wilayah Piyungan.
“Keduanya dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman maksimal sembilan tahun penjara,” ujar Yuwana.
Kepada penyidik, MIN berdalih tidak berniat mencuri. Ia mengaku tergoda setelah melihat motor korban terparkir tanpa dikunci stang.
Sedangkan soal kerudung yang dikenakannya, ia berkilah hanya ingin menutupi telinga agar tak kedinginan.
“Punya Ibu, dipakai biar enggak dingin,” katanya dengan nada menyesal.(Red)
