Ditemukan Warga Kotim di Perkebunan Kelapa Sawit
SAMPIT – Penemuan benda asing misterius berukuran besar di area perkebunan kelapa sawit PT Agro Bukit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengundang perhatian warga. Puing yang ditemukan di jalan tanah perkebunan, tepatnya di Blok G38/39, itu memunculkan berbagai dugaan mengenai asal-usul dan jenis benda tersebut.
Informasi yang beredar, penemuan benda itu dikaitkan dengan kemunculan dua jejak cahaya di langit yang menyerupai meteor atau benda terbakar. Peristiwa tersebut juga disebut-sebut disertai suara dentuman keras yang dilaporkan terdengar hingga ke permukiman warga. Bahkan dikabarkan membuat kaca jendela rumah warga bergetar.
Para pekerja perkebunan kelapa sawit yang menemukan benda tersebut dibuat terkejut saat melihat puing berukuran besar tergeletak di tengah jalan. Dari dokumentasi yang beredar, objek itu tampak memiliki struktur melengkung, sejumlah bagian yang menghitam seperti terbakar, serta untaian kabel dan komponen di bagian dalamnya.
Kondisi tersebut memunculkan spekulasi bahwa puing itu merupakan bagian dari pesawat, helikopter, atau benda lain yang mengalami kerusakan. Namun hingga kini, identitas dan asal-usul benda tersebut belum dapat dipastikan.
“Ini kita ketemu bangkai pesawat atau bangkai helikopter di Blok G38/39 PT Agro Bukit,” ujar seorang pekerja dalam rekaman video yang beredar luas di masyarakat, Senin (19/10/2026).
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, area penemuan benda itu dipasangi garis polisi. Lokasi tersebut menjadi perhatian setelah dokumentasi penemuan puing misterius itu tersebar dan memicu rasa penasaran masyarakat.
Meski berbagai dugaan bermunculan, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang untuk memastikan jenis material, asal-usul, serta kemungkinan kaitannya dengan benda yang terlihat melintas di langit.
Masyarakat diimbau tidak terburu-buru menyimpulkan identitas benda tersebut sebelum ada keterangan resmi. Kepastian mengenai apakah puing itu merupakan bagian dari pesawat, wahana udara, atau benda lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan pihak terkait. (pri/ens)
Dilihat 18


