Suster Kepala SMP Katolik Kapuas Tewas Dekat Jembatan

Suster Kepala SMP Katolik Kapuas Tewas Dekat Jembatan

Awalnya Warga Menemukan Sepeda Motor dan Tas Korban

PALANGKA RAYA – Seorang suster atau biarawati yang diketahui merupakan Kepala Sekolah Menengah Pertama Katolik (SMPK) Kuala Kapuas bernama Eka Riani (45) ditemukan tewas tak jauh dari Jembatan Pulau Telo, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Minggu (6/9/2026).

Penemuan jenazah suster kelahiran Kanderang, Kabupaten kapuas, 3 Juli 1981 itu bermula dari ditemukannya sepeda motor, helm dan tas korban yang tertinggal di atas Jembatan Pulau Telo, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Sabtu (5/9/2026) malam. Penemuan barang-barang itu memicu operasi pencarian di perairan sekitar Jembatan Pulau Telo.

Adanya dugaan biarawati asal Desa Kanderang itu jatuh ke sungai langsung ditindaklanjuti tim SAR gabungan. Sejak laporan diterima, personel dari berbagai instansi bersama relawan dan warga menyisir perairan di sekitar Jembatan Pulau Telo.

Pencarian berlanjut hingga hari kedua. Tim gabungan memperluas penyisiran mengikuti arah perairan dari titik yang diduga menjadi lokasi awal tak ditemukannya Suster Eka Riani yang merupakan lulusan S2 Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta.

Upaya pencarian membuahkan hasil Minggu (6/9/2026) pagi. Sekitar pukul 09.38 WIB, tim SAR menemukan Suster Eka Riani dalam kondisi meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun, Suster Eka Riani atau Suster Theresia SPC bukan sosok biasa di dunia pendidikan Kabupaten Kapuas. Almarhumah diketahui merupakan tenaga pendidik yang menjabat sebagai Kepala SMP Katolik Santo Paulus Kuala Kapuas. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi keluarga besar sekolah dan dunia pendidikan.

Bahkan pada hari jenazahnya ditemukan, Minggu (6/9/2026), almarhumah sedianya telah dijadwalkan mengikuti agenda penting berkaitan dengan pengembangan profesi keguruan. Namun agenda tersebut tak pernah dihadirinya.

Perjalanan pencarian yang bermula dari temuan sepeda motor, helm dan tas di atas Jembatan Pulau Telo itu berakhir dengan kabar duka, setelah sosok kepala sekolah tersebut ditemukan tak bernyawa di perairan sekitar jembatan.

See also  Pemkab Mura Sosialisasikan Lima Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah

Kepala Kantor SAR Palangka Raya AA Ketut Alit Supartana mengatakan, lokasi penemuan korban cukup jauh dari titik awal yang menjadi fokus pencarian. Jasad korban ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi perkiraan awal korban jatuh ke perairan.

“Tim SAR gabungan menemukan korban atas nama Eka Riani pada pukul 09.38 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Titik penemuan sekitar satu kilometer dari lokasi perkiraan awal korban tenggelam,” jelasnya, Senin (7/9/2026).

Setelah ditemukan, jasad korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas untuk penanganan medis lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga.

Dalam operasi tersebut melibatkan puluhan personel dari Tim Rescue KPP Palangka Raya, Polairud Polda Kalteng, Polres Kapuas, Polsek Selat, BPBD Kapuas, TNI AL hingga berbagai kelompok relawan turut diterjunkan.

Dengan ditemukannya Suster Eka Riani atau Suster Theresia SPC, operasi SAR resmi dihentikan dan seluruh unsur gabungan kembali ke kesatuan masing-masing. (ter/ens)


Dilihat 18

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *