Belajar dari Kasus Jemaah Terlantar, Kemenhaj Tabalong Ingatkan Warga Selektif Memilih Travel Umrah

Belajar dari Kasus Jemaah Terlantar, Kemenhaj Tabalong Ingatkan Warga Selektif Memilih Travel Umrah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tabalong mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam memilih agen travel umrah. Masyarakat diminta memastikan travel memiliki izin resmi dan tidak mudah tergiur dengan penawaran harga murah untuk mencegah risiko penipuan maupun jemaah terlantar.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Seksi Bina Haji dan Umrah dan Pelayanan Haji Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tabalong, Linda Wati, saat diwawancarai di kantornya pada Senin 3 Agustus 2026. Langkah ini dilakukan menyusul munculnya kasus travel umrah yang tidak bertanggung jawab dan merugikan jemaah.

Linda menjelaskan, masyarakat yang akan berangkat umrah harus memastikan travel yang dipilih memiliki izin resmi dan reputasi yang baik. Selain itu, calon jemaah juga diminta tidak tergiur dengan penawaran biaya umrah yang terlalu murah karena berpotensi menimbulkan risiko di kemudian hari.

Kementerian Haji dan Umrah juga mengimbau agar jemaah memastikan tiket keberangkatan dan tiket kepulangan sudah disediakan oleh pihak travel sebelum berangkat. Langkah ini penting untuk memberikan kepastian perjalanan dan mencegah terjadinya kendala selama berada di Tanah Suci.

“Untuk Jemaah umrah kami mengimbau dari kementrian haji dan umrah kabupaten Tabalong hendaknya sebelum berangkat umrah hendaknya memastikan dahulu travel nya itu yang resmi dan berizin yang kedua untuk biaya nya juga nanti harusnya yang masuk akal rata rata kan yang logis itu untuk berangkat umrah itu 30 keatas. Jadi jangan tergiur dengan harga murah dan juga pastikan nanti setelah terdaftar tiket pulang perginya sudah tersedia dari travel karena kan jangan sampai seperti kejadian yang baru saja terjadi Jemaah terlantar di Jeddah karena tidak memiliki tiket untuk pulang dan travelnya sudah tidak bertanggung jawab,” ujar Linda Wati, Kasi Bina Haji dan Umrah dan Pelayanan Haji Kemenhaj Tabalong.

See also  Bupati Kukuhkan Pengurus Karang Taruna Masa Bakti 2025–2030

Imbauan ini disampaikan menyusul adanya kasus jemaah umrah yang tidak dapat berangkat hingga terlantar karena pihak travel tidak memenuhi kewajibannya. Salah satunya menimpa sejumlah jemaah dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Tabalong yang menggunakan layanan Syakira Tour.

Maria Ulfah, TV Tabalong melaporakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *