Layanan PUSPAGA Kian Diminati, Konsultasi Keluarga di Tabalong Terus Meningkat

Layanan PUSPAGA Kian Diminati, Konsultasi Keluarga di Tabalong Terus Meningkat

Animo masyarakat Tabalong untuk mengakses layanan Pusat Pembelajaran Keluarga atau PUSPAGA terus meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan konseling dan pendampingan keluarga yang disediakan pemerintah.

Peningkatan tersebut diungkapkan Kepala Dinsos P3AP2KB Tabalong, Syam’ani, saat menyampaikan laporan pada kegiatan bimbingan teknis PUSPAGA di Aula Barunak Tanjung pada Kamis, 2 Juli 2026.

Sejak berdiri pada tahun 2023, jumlah masyarakat yang memanfaatkan layanan PUSPAGA terus bertambah. Pada tahun 2023 tercatat 18 orang berkonsultasi, meningkat menjadi 44 orang pada 2024, dan kembali naik menjadi 63 orang pada 2025. Sementara hingga Juni 2026, sudah ada 24 masyarakat yang mengakses layanan tersebut.

Menurut Syam’ani, peningkatan ini menjadi tanda bahwa masyarakat semakin memahami manfaat PUSPAGA dan percaya untuk mencari solusi atas berbagai permasalahan dalam keluarga.

“Angka pertumbuhan ini mengirimkan pesan sosiologis yang sangat jelas kepada kita masyarakat Tabalong semakin tahu semakin faham dan semakin percaya terhadap eksistensi puspaga. Menariknya mayoritas dari mereka bukan datang sekedar formalitas melainkan berkonsultasi melalui dinamika psikologis anak,” ujar Syam’ani, Kepala Dinsos P3AP2KB Tabalong.

Saat ini, layanan PUSPAGA dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari konseling keluarga, konsultasi pola asuh anak, hingga penerbitan rekomendasi dispensasi pernikahan. Adapun permasalahan yang paling sering dikonsultasikan yaitu kesulitan anak dalam belajar dan pola pengasuhan di lingkungan keluarga.

Meningkatnya pemanfaatan layanan PUSPAGA diharapkan mampu memperkuat ketahanan keluarga, serta menjadi langkah awal dalam mencegah berbagai permasalahan sosial di Kabupaten Tabalong.

Maria Ulfah, TV Tabalong, melaporkan.

See also  BPP Muara Harus Latih Petani Olah Pupuk Organik, Kurangi Ketergantungan pada Pupuk Kimia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *