MMCGumas – Kuala Kurun – Semarak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Gunung Mas ke-24 Tahun 2026 terus berlangsung melalui berbagai perlombaan tradisional dalam ajang Festival Budaya Mihing Manasa (FBMM). Salah satu lomba yang menjadi perhatian masyarakat adalah Lomba Habayang, yakni permainan tradisional gasing khas Dayak yang menguji ketangkasan, keterampilan, dan strategi para peserta.
Kegiatan yang dipusatkan di Stadion Mini Kuala Kurun, Rabu (17/6/2026), berlangsung meriah dengan dukungan masyarakat yang memadati arena perlombaan untuk menyaksikan aksi para peserta dari berbagai kecamatan.
Lomba Habayang merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Dayak yang terus dilestarikan melalui penyelenggaraan FBMM setiap tahunnya. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan dan menjaga keberlangsungan permainan tradisional agar tetap dikenal oleh generasi muda.
Pada kategori Habayang Putra, juara pertama berhasil diraih oleh Kecamatan Rungan Barat, disusul Kecamatan Damang Batu sebagai juara kedua, dan Kecamatan Kahayan Hulu Utara di posisi ketiga.
Sementara itu, pada kategori Habayang Putri, Kecamatan Miri Manasa tampil sebagai juara pertama. Posisi juara kedua diraih oleh Kecamatan Rungan Hulu, sedangkan Kecamatan Kahayan Hulu Utara kembali menunjukkan prestasinya dengan meraih juara ketiga.
Pertandingan berlangsung kompetitif namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan. Para peserta memperlihatkan kemampuan terbaik mereka dalam mengendalikan gasing agar mampu bertahan dan mengungguli lawan di arena pertandingan.
Lomba Habayang sendiri menjadi salah satu agenda rutin yang selalu digelar dalam Festival Budaya Mihing Manasa karena dinilai memiliki nilai historis, budaya, serta edukasi yang tinggi bagi masyarakat Kabupaten Gunung Mas.
Post Dilihat: 7


