FBIM 2026 Resmi Dibuka, Wabup Gumas Dukung Pelestarian Budaya Daerah

FBIM 2026 Resmi Dibuka, Wabup Gumas Dukung Pelestarian Budaya Daerah

MCGumas – Palangka Raya – Wakil Bupati Gunung Mas, Efrensia L.P. Umbing, mewakili Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, menghadiri pembukaan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2026 yang digelar di kawasan Bundaran Besar depan Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Minggu (17/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, melalui pemukulan Katambung bersama Ketua TP PKK Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Tengah.

Pembukaan FBIM 2026 diawali dengan ritual adat Balian Tantulak Burung Dahiang dan dilanjutkan dengan Karnaval Budaya yang diikuti peserta dari 13 kabupaten dan 1 kota se-Kalimantan Tengah.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, mengajak masyarakat untuk terus menjaga budaya dan sejarah daerah sebagai identitas masyarakat Kalimantan Tengah.

“Kalimantan Tengah adalah masa depan Indonesia. Untuk itu mari memperkuat rasa persaudaraan dalam keberagaman dan semangat Huma Betang dalam bingkai NKRI,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada generasi muda agar tidak melupakan budaya dan sejarah daerah di tengah perkembangan zaman.

“Pesan saya untuk generasi muda Kalimantan Tengah, jaga budaya, jaga sejarah, jangan pernah melupakan sejarah. Tidak ada yang tidak mungkin selama kita mau berusaha, berikhtiar, dan berdoa,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gunung Mas, Efrensia L.P. Umbing, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Festival Budaya Isen Mulang yang dinilai menjadi wadah penting dalam melestarikan budaya dan memperkuat identitas masyarakat Kalimantan Tengah.

“Festival Budaya Isen Mulang merupakan momentum penting untuk menjaga, melestarikan, dan memperkenalkan budaya daerah kepada generasi muda maupun masyarakat luas,” ujarnya.

Ia mengatakan, semangat Huma Betang yang menjadi filosofi masyarakat Kalimantan Tengah harus terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat, terlebih di tengah keberagaman suku dan budaya yang ada.

See also  Ketua TP-PKK Mura Tekankan Pentingnya Sinkronisasi Program Hingga Desa

Menurutnya, kegiatan budaya seperti FBIM juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antar daerah sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat.

“Kita berharap melalui kegiatan ini budaya daerah tetap lestari, semakin dikenal luas, dan mampu menjadi daya tarik bagi pengembangan pariwisata daerah,” tambahnya.

Efrensia juga mengajak generasi muda untuk terus mencintai budaya daerah serta menjaga nilai-nilai kearifan lokal sebagai bagian dari identitas masyarakat Kalimantan Tengah.

Festival Budaya Isen Mulang Tahun 2026 digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah dan dirangkaikan dengan berbagai kegiatan seni budaya, pameran pembangunan, produk UMKM, serta hiburan masyarakat melalui Kalteng Expo 2026.


Post Dilihat: 19

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *