MMCGumas – Kuala Kurun – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai berjalan di Kabupaten Gunung Mas sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Program ini dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang saat ini telah beroperasi di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kurun dan Kecamatan Mihing Raya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gunung Mas, Aprianto, yang juga menjabat sebagai sekretaris dalam Satuan Tugas Program Percepatan MBG, mengatakan bahwa kehadiran program ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat sekaligus menekan angka stunting.
“Untuk saat ini, sudah ada dua SPPG yang beroperasi, yaitu di Kecamatan Kurun dan Kecamatan Mihing Raya,” ujarnya.
Di Kecamatan Kurun, SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari (Kemala Presisi II Polres Gunung Mas Polda Kalteng) menyalurkan makanan kepada total 2.302 penerima manfaat yang terdiri dari pelajar, tenaga pendidik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Penerima manfaat tersebut tersebar di sejumlah sekolah, antara lain SMAN 1 Kurun sebanyak 617 orang, SMPN 1 Kurun 770 orang, SMKN 1 Kurun 238 orang, serta beberapa sekolah lainnya termasuk TK Pembina Kuala Kurun.
Menu makanan yang disajikan meliputi nasi putih, ayam kentucky, tempe goreng tepung, timun, dan buah kelengkeng, yang dibedakan dalam porsi besar dan kecil sesuai kelompok penerima.
Sementara itu, di Kecamatan Mihing Raya, program MBG menjangkau sebanyak 2.147 penerima manfaat yang terdiri dari siswa berbagai jenjang pendidikan, serta kelompok B3 (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita).
Distribusi perdana dilaksanakan pada Senin (4/5/2026) di Posyandu Hapakat, Kelurahan Kampuri.
Menu yang disajikan di wilayah ini terdiri dari nasi putih, ikan patin katsu, orek tempe, tumis sawi putih dan wortel, serta buah semangka. Penerima manfaat berasal dari berbagai sekolah seperti SMKN 1 Mihing Raya, SMPN 1 Mihing Raya, SDN di wilayah Kampuri dan sekitarnya, hingga PAUD dan TK.
Aprianto menambahkan, program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif secara luas.
“Pemerintah Kabupaten Gunung Mas sangat mendukung dengan adanya program MBG ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan gizi masyarakat, mengatasi masalah stunting, serta memenuhi kebutuhan gizi anak-anak. Selain itu, program ini juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi petani lokal yang bekerja sama dengan SPPG,” pungkasnya.
Program Makan Bergizi Gratis ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat di Kabupaten Gunung Mas, sehingga kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.
Post Dilihat: 55
