Read Time:1 Minute, 15 Second
Murung Raya, Info Publik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melalui Asisten III Setda, Andri Raya, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) strategi perluasan lahan dan peningkatan produksi jagung melalui pemanfaatan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari perbankan Himbara.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Mura Wibowo, Kepala BPS, perwakilan perbankan, Perum Bulog, para Kapolsek se-Kab.Mura, serta kelompok tani.
Dalam rakor tersebut, masing-masing pihak perbankan memaparkan keunggulan mekanisme penyaluran dana KUR yang dapat dimanfaatkan oleh petani guna mendukung pembiayaan usaha pertanian, baik dalam bentuk modal usaha maupun pengadaan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan).
Mewakili Bupati Mura, Asisten III Setda Kab.Mura, Andri Raya, menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah terus mendorong peningkatan produksi jagung guna memenuhi kebutuhan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui perluasan lahan tanam dan dukungan pembiayaan kredit usaha.
“Melalui sinergi antara pemerintah, perbankan, dan para petani, diharapkan produksi jagung di Kabupaten Murung Raya dapat meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan daerah,” ujarnya.
Dalam diskusi, kelompok tani menyampaikan berbagai aspirasi, diantaranya kebutuhan Alsintan khususnya peralatan pengolahan tanah. Kelompok Tani Danau Usung menyampaikan ketertarikannya terhadap bantuan mesin pertanian guna meningkatkan produktivitas lahan, sekaligus menyoroti pentingnya peran penyuluh pertanian yang dinilai masih kurang aktif di lapangan.
Perwakilan Bulog menyampaikan kesiapan untuk menampung hasil produksi jagung petani dengan syarat kadar air maksimal 14 persen, bahkan siap menyerap berapapun hasil produksi yang dihasilkan.
Ditempat yang sama Wakapolres Murung Raya Wibowo menghimbau kepada seluruh Kapolsek dan Babinsa agar turut aktif mendampingi penyuluh dan kelompok tani dalam pengembangan pertanian jagung.
(DiskominfoSP_Nof, Rid. Foto: Rid).
